RRINEWSS.COM- Mobil ambulans yang membawa pasien dalam kondisi kritis mengalami kerusakan di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Riau, Selasa (5/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Pasien dapat diselamatkan setelah polisi lalu lintas (polantas) melakukan pertolongan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika menyampaikan, petugas Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) mendapat laporan ada ambulans yang mogok di KM 30 Tol Permai.
Informasi dari sopir ambulans, pasien yang dibawa itu kondisinya kritis dan butuh pertolongan medis.
“Personel PJR segera melakukan koordinasi dengan pihak Senkom (Sentra Layanan Komunikasi) Tol Permai untuk mengerahkan ambulans pengganti,” ujar Jeki kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (6/5/2026).
Ambulans Hutama Karya bergerak ke lokasi, dikawal Panit 1 Tol Permai, Ipda Ahmad Husin, bersama tiga personel lainnya, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandoz, dan Bripka Yopi.
Sesampainya di lokasi, keluarga pasien yang ikut mendampingi sedang menangis histeris karena pasien kritis.
Pasien bernama Boru Pasaribu (55), warga Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Pasien ini hendak dirujuk ke Pekanbaru.
Situasi sempat tegang karena pasien sudah tak sadarkan diri.
Petugas mencoba memanggil-manggil untuk menyadarkan pasien.
“Kondisi pasien semakin memburuk. Petugas sempat memberikan tindakan darurat yaitu resusitasi jantung paru (RJP),” ujar Jeki.
Petugas dengan cepat memindahkan pasien ke ambulans tol untuk dibawa ke Rumah Sakit Santa Maria di Pekanbaru.
Petugas polantas mengawal perjalanan ambulans ke rumah sakit sampai diberikan tindakan medis.
“Alhamdulillah, berkat pengawalan yang cepat dan terkoordinasi, pasien sampai dengan selamat ke rumah sakit. Saya apresiasi kesigapan personel menyelamatkan nyawa pasien,” kata Jeki.
Ia mengatakan, kesiapsiagaan personel menjadi kunci utama dalam pelayanan di lapangan.
“Personel kami yang bertugas di Tol Permai siaga 24 jam. Saat menerima laporan, tim langsung bergerak cepat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Jeki.
Ia juga mengimbau pengguna jalan agar memberikan prioritas kepada kendaraan darurat. *** kompas.com
