Ceceran Tanah Timbun di Dumai Ganggu Aktivitas Pengguna Jalan

RRINEWSS.COM- Dumai — Pengendara dan warga yang melintas di Jalan Pangeran Diponegoro dan Raya Bukit Datuk tepatnya sekitar traffic Light Kelurahan Bukit Datuk, Dumai Selatan dibuat resah dengan ceceran tanah timbun yang berserakan di badan jalan. Tanah yang terbawa dari truk proyek penimbunan itu kini mengeras, membuat jalan menjadi tidak rata, kotor dan membahayakan pengendara.

Pantauan media, Jumat (27/02/2026), kontur jalan yang dipenuhi tanah kuning mengeras tampak jelas. Selain licin ketika hujan dan berisiko membuat motor tergelincir, debu juga beterbangan, mengganggu warga sekitar terutama kedai yang menjajakan produk kripik. Beberapa pedagang bahkan harus menyiram jalan berulang kali agar debu tidak mengotori dagangan mereka.

Reni (43) seorang pengendara motor, mengaku hampir celaka akibat menghindari ceceran tanah di badan jalan. Harusnya pihak penimbun bersihkan dulu dump truknya sebelum keluar jalan. Ban motor saya tadi sempat selip karena tanah keras di jalan. Untung nggak jatuh,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan Ujang Heri, pedagang di sekitar lokasi. Ia terpaksa menyiram jalan beberapa kali dalam sehari agar debu tidak terbawa angin masuk ke warungnya.

“Kalau nggak disiram, mata perih, pembeli pun terganggu. Anehnya, pekerja proyek tak pernah membersihkan ceceran tanah di jalan tersebut,” ujarnya.

Hampir seluruh lajur jalan di sekitar lokasi penimbunan tampak menguning akibat sisa tanah timbun yang berceceran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat tersebut.

Dari pantauan tidak tampak petugas yang membersihkan tanah timbun di area proyek.

Heri menuturkan, truk pengangkut tanah yang keluar dari lokasi proyek tidak mencuci bagian ban kendaraan, sehingga tanah yang menempel terbawa hingga ke badan jalan. Akibatnya, jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kegiatan penimbunan lahan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyar

Menanggapi keluhan warga, Kadis Lingkungan Hidup Kota Dumai Yudha Pratama ketika dikonfirmasi mengaku sudah pernah mengingatkan pihak pelaksana penimbunan untuk selalu menjaga lingkungan dan membersihkan tanah yang berceceran di badan jalan sehingga masyarakat tak celaka.

Ia juga meminta pemilik lahan agar lebih bertanggung jawab. “Jangan sampai kesan kota ini tidak terurus. Jalan protokol harus dijaga kebersihannya. Ini menyangkut kenyamanan warga dan juga tamu dari luar kota,” pungkasnya. ***(ant)