Pesawat Latih Jatuh di Tempat Pemakaman Umum, Satu Orang Meninggal

RRINEWSS.COM- Pesawat PK-S216 yang jatuh di area pemakaman umum di Kampung Astana, Desa Benteng, Ciampea, Bogor, Jawa Barat, menewaskan Marsma TNI Fajar Adriyanto, Minggu (3/8/2025). Diketahui Marsma TNI Fajar merupakan penerbang pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.

Berdasarkan unggahan video Instagram-nya, dirinya terakhir kali terbang dengan F-16 di langit Papua pada 2018.

“(Terakhir terbang F-16) 2018 terbang di Papua di Biak, di Sorong, kemudian ke Raja Ampat sekaligus ada flypass pembentukan Komando Koops 3 dan Korps Armada 3,” ujar Fajar melalui akun Instagram, @fajar_f16.

Dia mengaku, hampir 3.000 jam telah memegang kemudi F-16. “F-16 sendiri hampir 3.000. 2.988 ya, jadi kurang 12 jam lagi,” sambungnya.

Marsma TNI Fajar memulai kariernya di TNI Angkatan Udara setelah lulus dari AAU (Akademi Angkatan Udara) tahun 1992, Sekbang (Sekolah Penerbang) Angkatan ke-48 tahun 1995. Fajar Adriyanto juga berstatus sebagai alumni Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan).

Perwira tinggi TNI AU ini pernah menempati sejumlah posisi strategis lain di militer. Sebut saja seperti Komandan Lanud Manuhua (2017–2019), Kadispenau (2019–2020), hingga Kadispotdirga (2020–2023). Adapun saat ini, jenazah Fajar telah dibawa ke RSAU Atang Sanjaya.

“Mohon izin melaporkan informasi dan berita duka, telah terjadi crashed, pesawat FASI, PK-S216 jatuh di Ciampea. Untuk pilot Marsma TNI Fajar Adriyanto, meninggal dunia,” bunyi keterangan tertulis, Minggu.

Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat tersebut terbang dari Lapangan Terbang Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). *** okezone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *