RRINEWSS.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat satu orang warga menjadi suspek atau diduga terinfeksi virus influenza A (H3N2) subklade K yang dikenal sebagai super flu.
Kepala Dinkes Kepri, M. Bisri, mengatakan suspek tersebut merupakan warga Kota Batam. Saat ini, sampel pasien telah dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan laboratorium lanjutan guna memastikan status infeksi.
“Baru satu orang dan masih suspek awal. Sampelnya sedang kami kirim ke Jakarta untuk memastikan,” kata Bisri, Rabu (14/1/2026).
Bisri mengaku belum dapat memastikan kapan hasil pemeriksaan laboratorium tersebut akan keluar. Namun, berdasarkan penelusuran awal, warga yang bersangkutan baru saja pulang dari luar negeri setelah menjalankan ibadah umrah dan mengeluhkan gejala flu.
“Usianya sekitar 60 tahun. Yang bersangkutan awalnya memeriksakan diri di Batam,” ujarnya.
Meski demikian, Bisri menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Ia meminta warga yang mengalami gejala flu tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak menularkan penyakit kepada keluarga maupun di ruang publik.
“Pada prinsipnya ini seperti flu biasa. Namun, pada kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit tertentu, risikonya bisa lebih berat,” jelasnya.
Sementara itu, hingga saat ini Dinkes menyatakan belum ditemukan kasus super flu di Kota Tanjungpinang, meskipun virus influenza tersebut dilaporkan telah menyebar di sejumlah provinsi di Indonesia.
Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pola penularan super flu serupa dengan influenza pada umumnya. Namun, anak-anak dan lansia disebut lebih rentan tertular dengan cepat.
“Penularannya mirip flu biasa, hanya saja pada anak-anak dan kelompok rentan penyebarannya bisa lebih cepat,” ujarnya. (***rpg)






