Dumai – Tim gabungan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan razia blok hunian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari Kepolisian, TNI dan BNNK Dumai.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang, Senin (6/4).
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi didampingi Kepala KPR Akhmad Faiq Maulana mengungkapkan dalam penggeledahan tersebut petugas mengamankan barang terlarang yang diamankan dalam penggeledehan tersebut diantaranya cok sambung 2 pieces, charger 1 pieces, handphone 1 unit,gunting 2 pieces, palu 1 unit, bangkai kipas 2 unit, 4 botol kaca, 2 lembar cermin, 2 unit motoran kipas, kabel 2 gulung, besi lainnya 1 pieces, alat cukur 1 unit, 1 hekter, pinset 1 pieces, paku 27 batang dan sendok besi sebanyak 7 buah.
Selanjutnya razia yang dilaksanakan dengan menyasar kamar-kamar hunian warga binaan secara menyeluruh. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang berada di dalam kamar hunian guna memastikan tidak ada barang terlarang, maupun benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.
Katanya lagi, bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan serta mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Rutan Dumai yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,” ujar Karutan.
Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine yang dilakukan kepada seluruh pegawai dan warga binaan. Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pihak di lingkungan Rutan Dumai bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, bersih, serta mendukung proses pembinaan bagi warga binaan.”Kita berkomitmen terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,”jelasnya.***(ant)
