Dumai — Tindakan tak terpuji ditampilkan oleh pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Dumai yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat dengan senantiasa memaksimalkan tugas dan kewajibannya. Dengan menampilkan performa kinerja yang professional. Terlebih di era disrupsi dengan perubahan kehidupan sosial yang jauh lebih kompleks.
Namun beda yang dilakukan oleh pegawai yang bertugas di bagian kesehatah masyarakat ini, bukannya memberikan pelayanan tetapi justru keluar jam dinas sekitar pukul 11 an lebih untuk berkaraoke ria di salah satau cafe plus doorsmeer mobil dibilangan Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (10/02/2026).
Pantauan media dilapangan pegawai dilingkungan Pemko Dumai mayoritas kaum hawa tersebut datang mengenakan mobil Honda HRV dan sepeda motor masih mengenakan pakaian kerja ASN.
Ketika pintu dibuka sebagian mereka ada yang duduk di sofa dan lainnya sedang bernyanyi sambil tangan kanannya memegang mic. Ruangan berwarna pink tersebut menambah suasa riuh dengan gelak tawa para abdi negara tersebut.
Berbagai macam lagu daerah di putar dan dinyanyikan oleh para pegawai secara bergantian.
Kepala Satpol PP Kota Dumai Eko Wardoyo ketika dihubungi mengaku kaget adanya informasi tersebut.
“Menerima laporanan tersebut, kita turunkan petugas untuk melihat kondisi riilnya dilapangan sekira pukul 13.30 WIB namun di room tersebut tidak lagi ditemukan adanya pegawai yang lagi karaoke,”tuturnya.
Tim yang di komandoi Kabid Tibumtranmas Ganda Prawiranata sudah turun dilapangan, tetapi mereka sudah bubar.
Petugas sudah memanggil pemilik room agar tidak menyewakan atau memasukan pegawai saat jam kerja.***(ant)






