RRINEWSS.COM -Dumai — Sebagai perusahaan pengolahan migas dan petrokimia berskala nasional, Kilang Pertamina Dumai secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari pilar program Pertamina Berdikari, Kilang Pertamina Dumai secara aktif mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal di Kota Dumai. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan berbasis potensi lokal. Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, khususnya terkait dengan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan
Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa dukungan kepada Kelompok Tani Tuah Jaya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.
Ia menambahkan, “program pemberdayaan ini juga menjadi dorongan agar semakin banyak masyarakat di Kota Dumai tertarik di sektor pertanian, sekaligus mendorong regenerasi petani dari kalangan muda,” imbuhnya.
Jenis tanaman yang dibudidayakan pun beragam, mulai dari komoditas hortikultura seperti cabai, jagung, berbagai jenis sayuran dan buah-buahan seperti pepaya serta semangka, hingga tanaman keras yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dari aktivitas pertanian tersebut, Kelompok Tani Tuah Jaya berhasil meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8,5 juta.
Sejak kelompok tersebut mulai berjalan hingga 2025, Kilang Pertamina Dumai telah memberikan dukungan untuk mempercepat transformasi Kelompok Tani Tuah Jaya melalui bantuan pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pembangunan sistem irigasi drip, hingga pelatihan pembuatan pupuk organik. Dukungan juga diberikan dalam bentuk fasilitas peternakan, seperti kandang ayam, rumah maggot, mesin pencacah rumput untuk sapi, serta mesin penetas telur.***(rls)






