Model Cekak Musang yang dikenakan Wali Kota memiliki ciri khas kerah tegak dengan kancing lima, memberikan siluet tubuh yang tegap dan tampak sangat berwibawa.
Warna ungu tua yang solid tersebut berpadu sempurna dengan kain samping tenun songket berwarna Putih Tulang (Broken White) bersulam benang Emas.
Berdampingan di sisi Wali Kota, Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, tampil serasi dan anggun mengenakan Baju Kurung dengan warna senada.
Penampilan Leni yang minimalis namun berkelas, dilengkapi hijab ungu dan selempang songket berbenang emas, melengkapi citra harmonis pasangan pemimpin Kota Dumai di atas panggung kehormatan.
“Pakaian ini adalah cerminan jati diri. Sederhana karena ini adalah pakaian keseharian kita, namun tetap elegan karena dikenakan dengan kebanggaan atas budaya Melayu. Inilah wajah Dumai; kota industri yang maju namun tak pernah lepas dari marwah budayanya,” ujar Datuk Zulkifli Abas, Bendahara Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, yang hadir mewakili Ketua DPH LAMR Dumai seusai upacara.
Gaya berbusana Wali Kota Paisal pada hari jadi tahun ini memberikan pesan kuat bahwa kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang mampu memadukan ketegasan dalam bertindak serta kelembutan dalam melayani masyarakat. ***(ant)
