Dumai — Kendati Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan aturan terkait pengggunaan mobil angkutan makanan bergizi yang melarang digunakan diluar dari kegiatan tersebut.
Namun dilapangan masih ditemukan mobil pengangkut makanan ke sekolah tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi seperti dibawa jalan jalan.
Pantauan, Sabtu (3/01/2026) dilapangan mobil MBG jenis grand max warna putih berstiker Badan Gizi Nasional BM 1633 AAB tersebut berada ditemukan di Pantai Koneng membawa penumpang untuk berwisata.
Mobil berwarna putih tersebut terpentang tikar di dalamnya dan penumpang dari kalangan anak anak hingga ibu ibu duduk bersila. Sementara pintu samping dibiarkan terbuka.
Sebagaimana tujuan mobil MBG tersebut untuk distribusi makanan bergizi yang efektif dan efisien menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan program MBG.
Program yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) itu bertujuan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, dengan memastikan makanan bergizi diterima dalam kondisi higienis dan layak konsumsi.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang mobil MBG (Makan Bergizi Gratis) tidak boleh dibawa jalan-jalan sembarangan karena insiden kecelakaan beberapa waktu di di SDN 01 Kalibaru,
Sehingga diperketat aturan bahwa mobil MBG harus mengikuti SOP ketat dan pengantaran kini dilakukan di luar pagar sekolah, bukan masuk area sekolah untuk menghindari kecelakaan lebih lanjut, terutama karena mobil tersebut digunakan khusus untuk distribusi makanan dan bukan kendaraan pribadi untuk kegiatan lain. ***(ant)






