Wali kota Dumai Temui Kementerian PUPR, Usulkan Proyek Strategis Daerah 2026/2027

Dumai — Kendati dalam kondisi efisien anggaran, Pemerintah Kota Dumai tak tinggal diam untuk terus melaju melaksanakan proyek strategis daerah agar bisa dinikmati oleh masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Wali Kota Dumai H Paisal didampingi Kadis PUPR Riau Satria, Kadis Pertanahan dan Tata Ruang Muhammad Mufarizal, Kabid Bina Marga Yomi Indriansyah menemui Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti, Kamis (5/02/2026) di Jakarta.

Usulan Pembangunan Infrastruktur Strategis Kota Dumai Tahun 2026 / 2027 mendapat sambutan positif dari wamen dan akan berusaha membantu pembangunan daerah.

Usulan itu diserahkan Wali Kota Dumai ke wamen sebagai langkah antisipatif menghadapi kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026 yang membatasi kapasitas daerah dalam membiayai proyek-proyek skala besar.

Dalam pertemuan itu Wali Kota Dumai menyerahkan dokumen lengkap Rekapitulasi Usulan Penanganan Infrastruktur Tahun 2026/2027 termasuk dokumen teknis DED (Detail Engineering Design) sebagai persyaratan pengusulan pembiayaan ke pusat. Seluruh usulan diarahkan agar dapat dibiayai melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),mengingat kemampuan APBD daerah semakin terbatas.

Wali Kota menjelaskan usulan tersebut meliputi pembangunan daerah Lokus Dumai berdasarkan RPJMN yang diamanatkan oleh Perpres 12 tahun 2025 tentang RPJM Nasional tahun 2025-2029 adalah sebagai Kawasan

Pertumbuhan dengan fokus sebagai Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pengembangan Industri Pengembangan dan penataan Kawasan Perkotaan dan Industri di Kota Dumai.

Kegiatan tersebut Pembangunan Jalan Lingkar Barat Dumai (Bukit Timah-Parit Kitang Lubuk Gaung), Peningkatan ketahanan banjir perkotaan Dumai dan Pengembangan SPAM.

Untuk segmen jalan Simpang Batang- Lubang Gaung merupakan akses jalan strategis yang terhubung langsung dengan Kawasan.

Peruntukan Industri Lubuk Gaung, Kawasan Pertanian dan Kawasan Pertahanan yang pada saat ini sedang dilakukan proses pembangunan mako Kopassus di Kecamatan Sungai Sembilan.

Ia merinci Panjang Ruas jalan Simpang Batang – Simpang Lubuk Gaung atau Jl Parit Kitang 21,12 Km

Permasalahan saat ini kondisi Jalan Eksisting (Jalan Purnama-Lubuk Gaung) serta Estimasi Anggaran Pembangunan Segmen Jalan Simpang Batang – Lubuk Gaung

Usulan Peningkatan jalan Simpang Batang – Lubuk Gaung Jalan Parit Kitang dengan Panjang 14,7 Km sebesar Rp120 Milyar.

Pembangunan menggunaman design dengan menggunakan pile slap. Karena ini sudah pernah di intervensi lewat program MP3EI Tahun 2013 untuk Pembangunan jalan 3,6 Km.

Sudah pernah di intervensi lewat Inpres nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dengan pekerjaan perkerasan dengan panjang 4,5 Km

“Kita sidang mengantongi FS, AMDAL, dan DED yang disusun pada tahun 2022-2026, ” kata Wako.

Selanjutnya kegiatan Peningkatan Jalan Soekarno-Hatta Kiri-Kanan dari Bundaran Menuju Simpang Tol Permai.

Estimasi berdasarkan DED Pembangunan Jalan Soekarno-Hatta dengan panjang 5,95 Km sebesar 87,7 Milyar Rupiah.

Komitmen pemerintah kota Dumai dalam Peningkatan jalan ini dengan menganggarkan (sharing budget) Pada tahun anggaran 2026 sebesar 34 Milyar Rupiah

Lain itu pemerintah juga mengusulkan penanganan banjir dari sisi hulu hingga hilir Sungai Dumai.

Eksecutive summary pengendalian banjir kota Dumai dengan melaksanakan Study Amdal sungai Dumai Tahun 2018, Dokumen SID Turap Sheet Pile Sungai Dumai Tahun 2023 dan Review Masterplan Pengendalian Banjir Kota Dumai Tahun Anggaran 2024.

Selanjutnya review DED Pengendalian Banjir Kota Dumai Tahun Anggaran 2025 dengan meview Amdal pengendalian banjir pada tahun 2026.

Pada tahun 2025 telah dilaksanakan ganti rugi tanah dan bangunan pada segment I sebanyak 52 persil dengan nilai 14,5 Milyar

Untuk Pada tahun 2025 juga dilaksanakan pembangunan tanggul pada Segment I sepanjang 567,8 meter dengan nilai kontrak Rp11,9 Milyar.

Untuk tahun 2026 akan dilaksanakan proses ganti rugi lahan dan bangunan (Lanjutan) untuk segment 2,3,4,5,6,7,8, dan 10.

Untuk air bersih hingga saat ini sambungan langganan untuk pelayanan SPAM kota Dumai dengan Skema NUWSP

kapasitas produksi 50 Lps sudah terserap sebanyak 4000 SR dengan wilayah pelayanan ada di 8 kelurahan Bukit datuk, Bumi ayu, Tanjung palas, jaya mukti, Bintan, Teluk Binjai, Buluh Kasap dan Bukit Batrem.

Pemerintah juga mengajukan DED Penggabungan Pasar Bunda Sri Mersing dan Pasar Pulau Payung disusun pada tahun 2025

Berdasarkan Surat Menteri Perdagangan RI yang ditujukan kepada Menteri PUPR RI Nomor SL.00./364/M

DAG/SD/05/2023 Tanggal 17 Mei 2023 Hal Permohonan Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dan berita Acara Persiapan Usulan Pasar Rakyat melalui Kementerian PUPR Nomor SL.00.01/15.04/PDN/3.1/BA/03/2023 tanggal 21 Maret 2023.

Paisal menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran nasional tahun 2026 berdampak langsung pada kemampuan daerah menjalankan proyek besar yang membutuhkan pembiayaan signifikan.

“Karena adanya efisiensi anggaran, daerah harus selektif dan kreatif. Tidak semua pembangunan bisa kita lakukan dengan APBD. Maka Pemko Dumai mengajukan usulan ini agar dapat dibiayai melalui APBN,” ujarnya.

Pemerintah berharap seluruh usulan dapat masuk dalam prioritas pembangunan Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2026/2027 Jika disetujui, proyek-proyek ini akan memperkuat kemajuan Dumai , meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. ***(ant)