RRINEWSS.COM- Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian penumpang Kapal Dumai Line I, yang terjun ke laut, saat pelayaran dari pelabuhan Tanjung Buton menuju Pelabuhan Tanjung Samak, Meranti.
Tim SAR gabungan, Basarnas, TNI AL dan Satpolair Polres Kepulauan Meranti, di bantu warga sekitar, terus melakukan upaya pencarian di lokasi.
Kepala kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Meranti, Prima Harrie, mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Jum’at, siang, Hingga saat ini proses pencarian terus dilakukan di lokasi dengan koordinat 00°56’29″N 102°54’27″E
“Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, di lokasi dan korban masih belum ditemukan,” ujarnya. Sabtu 11 April 2026.
Pencarian korban yang diketahui bernama Nasri (32), warga desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Meranti. Masih terus berlanjut. Tim SAR juga menghimbau warga yang ikut melakukan pencarian di lokasi, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.
Sementara Tokoh Masyarakat Dumai Ahmad Martilius menambahkan seharusnya selevel MV Dumai Line tidak wajar ada gladak atau tempat keluar.
Ia melihat penumpang terlalu bebas keluar masuk ke arah gladak kapal, sementara personel atau kru yang ,melakukan pengawasan tidak ada. Sementara yang ada hanya kru kapal yang berjualan.
Seharusnya setiap kapal Dumai Express Group memiliki personel sekurity yang berjaha di posisi gladak kapal untuk memantau penumpang agar tidak melakukan tindakan yang merugikan.
“Siapkan tempat untuk melihat laut atau ruang merokok dengan pengawasan ketat petugas keamanan,”kata Lius. ***(ant)






