RRINEWSS.COM- Kendati bukan daerah peternakan namun potensi penyakit hewan sangat besar di Kota Dumai dan sepanjang tahun 2025 sebanyak 1 ekor sapi mati terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Tak hanya itu 2025 sebanyak 304 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjangkiti hewan ternak di Provinsi Riau.
Kasus PMK tersebut terjadi di delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dari ratusan kasus PMK tersebut, terdapat satu ternak mati di Kota Dumai.
Informasi demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (11/2/2026).
“Selama kurun waktu tahun 2025, terdapat 304 kasus PMK di Riau. Dari ratusan ternak yang terpapar PMK tersebut, terdapat satu ternak yang mati yakni di Kota Dumai,katanya” katanya.
Mimi menjelaskan, dari delapan daerah tersebut Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dilaporkan menjadi daerah yang paling banyak hewan ternaknya terjangkit PMK. Yakni sebanyak 143 kasus.
Setelah Inhu, daerah selanjutnya yang banyak ditemukan kasus PMK yakni Kabupaten Siak yakni 65 kasus. Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing 25 kasus. Indragiri Hilir 19 kasus.
“Kemudian Kabupaten Kampar sebanyak 9 kasus, Pelalawan 6 kasus, Kuantan Singingi dan Bengkalis masing-masing 5 kasus dan Rokan Hilir 1 kasus,” sebutnya.
Untuk mengantisipasi kasus PMK tahun 2026, Dinas PKH Riau saat ini mulai gencarkan vaksinasi PMK serentak hewan ternak di kabupaten kota se-Riau.
Upaya tesebut sebagai langka percepatan pengendalian PMK dan perlindungan kesehatan hewan ternak di Provinsi Riau.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan daerah terhadap program nasional Akselerasi Vaksinasi PMK Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Dimana Provinsi Riau telah menerima bantuan vaksin PMK sebanyak 20.000 dosis dari Pemerintah Pusat, dan hingga saat ini telah mendistribusikan 12.250 dosis ke kabupaten/kota.
Target vaksinasi PMK di Provinsi Riau pada bulan Februari sebanyak 10.000 dosis dan bulan Maret sebanyak 10.000 dosis, sebagai bagian dari percepatan vaksinasi PMK tahap pertama periode Januari-Maret 2026. Kemudian akan dilanjutkan tahap kedua pada Juli-September 2026.***riauaktual
