RRINEWSS.COM– DUMAI – Dunia pendidikan Kota Dumai kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Dua satuan pendidikan asal daerah tersebut sukses mengamankan tiket menuju kancah nasional sebagai perwakilan Provinsi Riau dalam ajang bergengsi Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna Tahun 2026.
Kepastian tersebut diperoleh setelah kedua sekolah berhasil menyisihkan para pesaing melalui tahapan seleksi presentasi dan wawancara yang ketat di tingkat Provinsi Riau. Hasil kelulusan ini tertuang resmi dalam Surat Nomor 749/PD.04/J4/2026.
Adapun dua sekolah yang sukses membawa nama Riau ke tingkat nasional tersebut adalah:
SD Negeri 026 Sukajadi: Terpilih sebagai perwakilan pada jenjang Sekolah Dasar (SD).
SMP Negeri 3 Kota Dumai: Terpilih sebagai perwakilan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Dumai, Maini Asna menyambut baik pencapaian yang diraih oleh kedua institusi pendidikan tersebut. Baginya, langkah menuju tingkat nasional ini merupakan indikator positif berkembangnya penerapan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi Kota Dumai. Lolosnya SD Negeri 026 Sukajadi dan SMP Negeri 3 Kota Dumai membuktikan bahwa edukasi kependudukan di daerah kita berjalan dengan optimal,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Maini menaruh harapan besar agar perwakilan Dumai ini mampu menyajikan performa maksimal di kancah nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah. Ia menilai sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan DPPKB menjadi kunci utama dalam mendorong integrasi materi kependudukan ke dalam kurikulum pendidikan sedini mungkin.
Program SSK sendiri dirancang sebagai wadah strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai persoalan kependudukan dan pembangunan keluarga kepada para siswa. Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Kota Dumai, Dian Pratiwi menekankan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan pelengkap.
“Melalui SSK, materi kependudukan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Keberhasilan menembus tingkat nasional ini menunjukkan kesiapan serta kerja keras seluruh civitas sekolah,” papar Dian.***(ant)






