RRINEWSS.COM- Kim Ju Ae baru berusia sekitar 13 tahun, tetapi posisinya di pemerintahan Korea Utara ternyata bukan ‘anak bawang’. Putri Kim Jong Un itu disebut memasuki babak baru dengan mulai ‘naik takhta’.
Hal tersebut tidak diumumkan secara resmi, namun berdasarkan penilaian dari National Intelligence Service (NIS) Korea Selatan dalam rapat dengan Komite Intelijen Majelis Nasional pada Selasa (1/9/2026).
Anggota Komite Intelijen dari Partai Demokrat Korea, Yoon Kun-young, mengatakan NIS melihat semakin seringnya Kim Ju Ae muncul di media pemerintah Korea Utara sebagai tanda penting.
Menurut NIS, sorotan terhadap remaja tersebut bertujuan membangun citranya di mata masyarakat Korea Utara sebagai sosok yang kelak akan memimpin negara.
“Frekuensi kemunculannya di media menunjukkan bahwa dia secara efektif telah ditetapkan sebagai penerus,” ujar Yoon kepada media setelah rapat.
Kim Ju Ae mulai dikenal dunia setelah beberapa kali terlihat mendampingi Kim Jong Un dalam berbagai agenda penting. Dalam beberapa tahun terakhir, kemunculannya semakin sering. Ia hadir dalam acara kenegaraan, kegiatan militer bahkan mencoba senjata, hingga agenda yang berkaitan dengan program pertahanan Korea Utara.
Posisinya ketika mendampingi sang ayah juga tak luput dari perhatian. Kim Ju Ae beberapa kali terlihat berdiri di dekat Kim Jong Un dalam momen-momen penting yang disorot media pemerintah. Hal ini membuat setiap kemunculannya kini tidak lagi dianggap sekadar penampilan seorang anak pemimpin negara.
Meski disebut sudah diposisikan sebagai penerus, bukan berarti Kim Ju Ae akan segera menggantikan ayahnya. Kim Jong Un masih memimpin Korea Utara dan belum ada informasi mengenai kapan pergantian kekuasaan akan terjadi.
NIS menilai proses tersebut lebih merupakan persiapan jangka panjang. Dengan terus menampilkan Kim Ju Ae kepada publik, masyarakat Korea Utara disebut sedang dibiasakan untuk mengenal wajah calon pemimpin mereka di masa depan.
Jika sebelumnya kemunculan Kim Ju Ae hanya memicu spekulasi mengenai peran keluarganya, kini badan intelijen Korea Selatan memberikan penilaian yang jauh lebih tegas. *** (kik/detik/kik)





