Cara Menonton Film Dokumenter Pesta Babi, Ini Syaratnya?

RRINEWSS.COM- Medan – Industri film dokumenter independen di Indonesia kembali menghasilkan karya yang memicu diskusi di masyarakat. Kali ini, sutradara Dandhy Laksono bersama Cypri Paju Dale mempersembahkan film investigatif terbaru mereka yang berjudul Pesta Babi.

Mengangkat tema Kolonialisme di Zaman Kita, film ini menggambarkan kehidupan suku adat di Papua Selatan yang sedang mengalami tekanan besar akibat gelombang Proyek Strategis Nasional (PSN). Film ini menganalisis efek pembukaan lahan pangan dan proyek industri bioenergi dalam skala besar di wilayah Cendrawasih.

Lebih dari sekadar menyajikan statistik makro, film dokumenter Pesta Babi mengajak penonton untuk melihat langsung bagaimana proses pembangunan tersebut secara perlahan merusak kondisi sosial, lingkungan, serta mengancam keberadaan budaya lokal yang semakin terpinggirkan.

Arti Dalam Dari Judul “Pesta Babi”
Menurut informasi dari akun Instagram @watchdoc_insta, bagi masyarakat umum, judul film ini mungkin terdengar aneh. Namun, istilah Pesta Babi sebenarnya merujuk pada metafora tradisi sakral suku Muyu di Papua yang disebut Awon Atatbon.

Dalam budaya asli Papua, ritual besar ini melibatkan babi yang menjadi simbol status sosial, penghubung relasi, dan bentuk penghormatan budaya tertinggi. Dengan keberlangsungan ritual Awon Atatbon sangat bergantung pada kelestarian hutan dan alam, judul Pesta Babi difungsikan sebagai pengingat.

Melalui film ini, sang sutradara berusaha menunjukkan bahwa kehampaan hutan Papua bukan hanya soal kerusakan lingkungan, tetapi juga tentang hilangnya budaya dan ruang hidup bagi manusia.

Syarat Menggelar Nobar Film Pesta Babi
Sejak tanggal 27 April 2026, studio film Watchdoc tidak menampilkan film ini secara terbuka di platform yang bersifat komersial. Sebagai ganti menontonnya secara individual, Watchdoc mengundang publik untuk berpartisipasi dalam gerakan Nonton Bareng (Nobar) komunitas.

Dengan hanya mengumpulkan setidaknya 10 orang penonton, sudah dapat melakukan koordinasi untuk memperoleh akses ke film ini. Namun, terdapat sejumlah persyaratan dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh penyelenggara:

Dilarang menyebarkan film dalam bentuk apapun
Penyelenggara wajib mengambil foto atau video selama acara nobar berlangsung sebagai bukti keseruan aktivitas.
Akses film baru akan dikirimkan oleh tim Watchdoc setelah penyelenggara mengunggah poster nobar di media sosial dengan menandai akun @idbaruid, @newsjubi, @yayasanpusaka, @watchdoc_insta, @lbhpapumerauke, serta @greenpeaceid menggunakan tagar #Papuabukantanahkosong.

Penyelenggara diwajibkan mengumpulkan tiket sukarela dari para penonton. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan 100% untuk membantu para pengungsi Papua melalui lembaga sosial dan kemanusiaan terpercaya.

Cara Mendaftar dan Link Nobar Film Pesta Babi
Jika komunitas, organisasi kampus, atau kelompok pertemanan Anda sudah siap memenuhi syarat di atas, berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengajukan permohonan akses menonton:

Akses link pendaftaran melalui tautan Google Form resmi di bit.ly/musimnobar_pestababi.
Masukkan alamat email aktif, nama lengkap penanggung jawab acara, serta nama komunitas atau lembaga yang menaungi kegiatan.
Tentukan versi bahasa film yang

Isi alamat lengkap rencana lokasi nobar (mulai dari nama Provinsi, Kabupaten, hingga Kecamatan) serta tentukan tanggal pelaksanaan acara.
Masukkan nomor WhatsApp aktif penanggung jawab beserta akun media sosial komunitas untuk mempermudah proses verifikasi.

Gerakan pemutaran film independen ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata bagi kita yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan dan keadilan ekologis di tanah Papua. Yuk, agendakan nobar di komunitasmu sekarang juga! *** (astj/detik/astj)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *